Selasa, 21 Juni 2016

Engkau





Teruntuk Engkau yang ada dalam ruh ku
Yang hadir disetiap telisik sepi
Dialir nadi yang tak lelah henti
Dimana setiap langkah menjadi dawam cinta
Menjinggakan jingga
Membirukan rindu...


Engkau yang terikat akan hakekat
Dan Aku yang terbelenggu untuk menjadi "kita"
Sungguh, menjadi aku saja ternyata lelah..
Karena menjadi aku adalah sepi yang tak ber resonansi
Kerap ku sisip dalam doa pada Tuhan ku
Agar aku, kamu menjadi kita...

Sering ku sisipkan ramai
Agar hatiku tak gaduh mengaduh..
Ketika bagian bagian itu kau beraikan
Menjadi puing
Menjadi derai air mata yang tak bermuara

Ejaan ini bukan syair
Baris kata ini bukan puisi
Ini adalah kalimat hati
Untuk  seseorang yang selalu menjadi malaikat pemberi kebahagian dan cinta
Terima kasih ya Rabb

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Puisi Dua Hati Copyright © 2010 | Designed by: Compartidisimo