Kamis, 17 Oktober 2013

ikrar






Aku ikuti jejak langkah kecilmu gadis kecil
Mengikuti kearifan yang kau coba ingatkan
Aku tak akan berucap bahkan mengaduh ketika kamu pergi
Pergimu adalah kalimat bijak yang kau ingin, dan aku harus pahami

Aku tetap kan menjadi rumput di luas langitmu ….
Tak perduli kau injak dan aku mati menjadi ilalang
Akar keyakinan ku telah menjadi ikrar kepada sang pemilik arasy
Bahwa aku kan menjadi cahaya kecil mu di semu matahari

Aku takan lupa …
Detik detik yang kulalui bersama mu ……
Setiap bait kerling mata mu selalu ku tafsirkan dengan indah
Masih ingatkah jembatan kecil kayu yang kita seberangi?
Dibawah  pohon tanjung yang terguyur riak angin kecil

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Puisi Dua Hati Copyright © 2010 | Designed by: Compartidisimo