Rabu, 21 Desember 2011

puisi sepi....






 Asaku sedang  terbawa angin….

Bersembunyi  entah mengendap dimana
Aku memang tak pandai mengungkap hening hatiku
Aku terlalu takut ..
Takut mendekap mu terlalu erat hingga kau tak  ber udara

Tak ada yang merubahku ,percayalah…
Ruhmu menekanku begitu kuat mengikat
Hingga ke dasar nadi  dan menjadi  darah  pengikat rindu
Tak usah menilaiku dari sisi memberi..
Aku bukan matahari

Aku hanya pemungut  serpihan  asamu yang  terberai
Pembunuh sepi  yang  ternyata  bersemayam dalam sunyi
Aku kosong sedang kamu diam, Aku membisu dan kamu membatu..
Ajari  aku agar  ikhlas menjadi  perupa indah lagitmu sesungguhnya
Karena matahari pun membutuhkan bulan tuk menerangi  langit malam mu



                                                                                   Elgibran 4pj

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Puisi Dua Hati Copyright © 2010 | Designed by: Compartidisimo