Minggu, 18 Desember 2011

tak sebatas detik...






Tak sebatas detik aku terbuai  hening tentangmu
Langkah langkah  riuh riang mu terus mengikuti
Tiada lelah ku kagumi  ruh yang terpancar  dari indahmu
Entah sampai kapan akan kujejakan hati ini di ruang mu
Aku terlalu larut memaknai  bahasamu tentangku….

Aku  bukanlah  pemberi   gemerlap bintang  di tepi malam mu
Aku hanya pelukis pelangi di batas terang dan gelap..
 batas dimana kebekuan berubah menjadi  embun  yang meyejukan savana  hatimu
hadirku tak lama ..hanya sekerlingan mata 
mata yang ku pejam lalu terbuka  dan selalu  ada cahaya  cahaya teduhmu…

hadirmu penghapus gundah
penawar getir  takala pahit merajam rindu
walau terkadang ku merajuk cemburu  biru
cemburu pada  kupu kupu hitam putih di sekelilingmu
tapi ku tak ragu  dan diam membatu...
karena yang  kau penggenggam   hati di siang dan malamku


elgibran4pj

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Puisi Dua Hati Copyright © 2010 | Designed by: Compartidisimo