Minggu, 19 Februari 2012

candu...




Candu.....

Kupandangi  diri ini sendiri....
Tak ada angka angka yang lelah kuhitung tentang detik  tentangmu
Kau begitu menyerap laksana air yang terserap akar akar pohon tinggi
Tak satu tetes pun terlewatkan..
Khayalku terhisap olehmu seluruhnya

Dimana kau sembunyikan kunci hatimu
Aku tak ingin diluar sendiri...
Aku menggigil dingin  tak berdaya
Hanya memandangi langit ini sendiri
Aku hanya  butuh  pijar cahaya ......
tuk memberontak  penguasa malam mu

 Ingin  aku berjalan ke barat menuju arahmu
Membelai rindu biru yang kau tawarkan....
Tak perduli satu dua jarak kulewati
Tak perduli sejuta mata memandangku terbelalak
Wahai wanitaku aku termabukan  olehmu sesungguhnya
Candu apa yang kau berikan hingga aku lupa akalku seluruhnya
Aku meracau  menggila tanpamu.....
Sungguh..


Elgibran4pj


8 komentar:

Kiowa Sayaka Tasako mengatakan...

Wow, luar biasa...
rsa sepi yg msh mngusai wkt
dlm hti yg dikuasai bayng manis tntang dirinya...
sksez sllu!

elgibran mengatakan...

terima kasih telah berkunjung, salam kenal
terima kasih apresiasinya...

Senja mengatakan...

CanDu,....
Awass kecanduan !

elgibran mengatakan...

ada penawarnya...ice cream atau coklat

Annur EL- Kareem mengatakan...

canduan yah????

candu asmara kayak lagunya marcel.
perempuanku kemana kamu?
aku sedang kecanduan bayanganmu hihihi

hemm... hayu jgn kebayakan berkhayal perempuanmu awewe awewe..
kerenz

elgibran mengatakan...

iya ya...baru tahu kalo coretanku hampir mirip lagunya marcel, perempuan kadang menjadi angin semilir yg sejuk kadang menjadi badai yang sempurna...untuk sebuah rindu
Hatur nuhun apresiasi na teh...salam kenal

Hairun NisYa mengatakan...

candu asmara...yang lagi merindu yach sobat...

Nice sobat N goog luck

elgibran mengatakan...

thank you 4 comming....Nisya
hatur nuhun...

Poskan Komentar

 

Puisi Dua Hati Copyright © 2010 | Designed by: Compartidisimo