Sabtu, 10 Maret 2012

setelah hujan...





Siapa kah dia yang duduk di sudut kursi kayu dihadapku?
Matanya bertabur cahaya keindahan  yang menukik tajam menenggelamkan..
Menyilaukan ke sudut mataku yang hampir ter butakan  olehnya
Kerudung hijab birunya menyerap  semua rona  hijau di sekelilingku
Aku saja hampir terbata  tak sanggup berkata....

Baru kemarin pagi aku meratapi hujan
Takut badai tak bergegas pergi dengan halilintar besarnya...
Aku tak bisa berteriak, hanya diam menggigil dilangit yang kudiami
Redalah reda ...
Hanya doa sederhana itu yang aku tasbihkan
Dan cahaya langit pun mulai benderang  menghampiri

Aku rasa Tuhan mendengar doaku..
Doa dari hati dan wajah yang selalu ingin bertemu
Betapa tidak...
Dia seperti bunga  indah yang selalu kupandangi ketika hujan bulan Januari
Dimana harum nya selalu ku ingat  mengikat...
Harum yang terbawa angin dari timur ke barat
Menjadi  doa yang panjang kala aku tak diharapmu


Elgibran4pj
Cisangkuy 080312

21 komentar:

rie mengatakan...

nice poem....
kerinduan yg panjang kykny ya....heheheh

wanita wanita wanita mengatakan...

lagi lagi terkesima dengan puisi mu..apanya Chairil anwar sie...??????

RUMAH KERTAS mengatakan...

mas puisinya bagus bagus..boleh aku pinjam (ijin)?

elgibran mengatakan...

rie,terima kasih apresiasi dan kunjunganya...

elgibran mengatakan...

wanita, tetangganya chairil anwar itu tetangga saya...:D

Atma Muthmainna mengatakan...

hujan memank kadang membawa rindu..makanyaaku juga suka hujan

oia,aku follow ya?silahkan berkunjung kembali..

DewiFatma mengatakan...

mantaaabbb...

wanita wanita wanita mengatakan...

setuju memang mantaaab puisi penulis yang satu ini

Senja mengatakan...

siapakah pemilik keindahan yg membuat penulis ini hilang udara ?

:p

elgibran mengatakan...

eh ada teh senja,apa kabar teh:),kamana wae?
Pemilik keindahan tentunya Pelangi Jingga....

elgibran mengatakan...

wanita3: hatur nuhun ,biasa saja lagi belajar nulis ini juga:)

elgibran mengatakan...

dewi fatma:untuk "mantaaaab"nya hatur nuhun

elgibran mengatakan...

atma:hujan terkadang membuat rindu...
terima kasih..apresiasinya

dweedy mengatakan...

Saya selalu menyukai cerita yang bersetting hujan :) nice post!

elgibran mengatakan...

dweedy : terima kasih kunjunganya:), hujan terkadang memberi kesejukan yang tak terbaca oleh perasaan..

Uzay ^,^ mengatakan...

Hujan memang selalu membawa inspirasi ya mas..

keren banget dah uraiannya.. =)

elgibran mengatakan...

Uzay: thanks my bro...:)

u n n i mengatakan...

dia dan hujan ...
:D

setelah hujan, pelangi ! :D
Nice post, bang :)

elgibran mengatakan...

u n n i : ya..setelah hujan kan ada pelangi
terima kasih Unni :)

Penantii Senja mengatakan...

"karena hujan adalah rinduu.. :))
Nice post.. :))"

elgibran mengatakan...

Penantii Senja : hujan terkadang menjadi penawar rindu...thx kunjungan dan apresiasinya :)

Poskan Komentar

 

Puisi Dua Hati Copyright © 2010 | Designed by: Compartidisimo