Jumat, 24 Mei 2013

surat pendek untuk senja







aku rindu mengeja baris tentangmu.....
seperti rindu laut pada biru
seperti jingga pada awan
 ya ini rindu yang sama.....

sajakku tak mengering...
aku masih di musim rintik air yang sama
dengan payung hitam yang kau beri
aku masih meneduh di setiaku
kemarau bait yang kemarin itu buka jeda
aku tak lupa dengan kalimat kalimat doa untumu....
aku ingin kau teduh diufuk langitmu

langit senja di imagiku bukan hanya keindahan
ia adalah uraian indah tanpa henti
laksana rintik hujan yang tak tertahankan di savana 
hingga aku tak pernah jenuh  tenggelam di dalam mu
segala tentangmu sudah ku hisap sendiri ...
hingga ku lupa rongga paruku tak cukup menahanya

jingga...
bisakah kau tak pisahkan anatara malam dan senja?
aku ingin , kau indah tak terpisahkan
biar....waktu saja yang memilih
antara jingga dan langit
aku ingin cinta memadukan nya
hinga ufuk menjadi cerah
dan kau pun tesenyum di dalamnya





2 komentar:

IrmaSenja mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Tamada rina5517 mengatakan...

Saat senja datang hati terasa bergetar
Saat rintik air telah sirna setetes embun pagi hadir sejuk an kalbu yg TLAH gersang


Salam kasih Tuhan

Poskan Komentar

 

Puisi Dua Hati Copyright © 2010 | Designed by: Compartidisimo