Rabu, 01 Juni 2011

diary...



Mengapa kau ungkap ragu pada tetes embun  yang  mungkin tulus  membelai  gemulai  pagi?
Kurang tulus kah dia….
Sekuat  urat  jatikah  dia menahan  tangis  dari terpaan  tiupan angin  gunung  yg beku…
Entah lah nanti kutanyakan  pada geliat malaikat hati

Jika memang aku ada mengapa kau Tanya..
Jika memang hujan meneduhkan mengapa menjadikanya kemarau…
Sejujurnya  aku merasa kalah  dalam mencari arti keikhlasanmu
Dirimu teramat  lembut  untuk  tersakiti  oleh ada ku…

Biarlah aku hanya menjadi kelopak dari mahkota bungamu
Biarlah aku aku hanya menjadi butiran dingin  jawaban kesunyianmu
Jika memang kau ragu,biarlah mungkin aku  hanya  segaris pelangi di mimpimu
Mimpi  yang hanya membuatmu tersenyum  ketika membuka buku harian hatimu..
I hope…



                                                                                                                        Elgibran4pj

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Puisi Dua Hati Copyright © 2010 | Designed by: Compartidisimo