Senin, 02 April 2012

rain...







hujan ini membuatku merajuk gundah
terlalu dingin udara membelai khusuk gamang risau...
dan aku terbius diam ...sangat diam
di musim air , yaa musim air berbisik
namun aku tetap berdiri di tempatku saat memandangmu
tepat di mana sudut terdalam ruang mata ini mengunci tatapmu....
tatap yang kusebut sisi kekaguman sempurna...

harum bunga tanjung yang tersentuh hujan kecil
begitu menggemaskan, menggelitik akal menguatkan seluruh imagi tentangmu
menjadi semilir  harum yang lembut seperti yang ku inginkan...
harusnya tak kau hapus senandung rindu saat hujan reda
percayalah karena  aku kan bertahan
di semua derai air yang menghujam terhadap asaku tentangmu
berdiri di semua badai yang datang dalam gravitasi rintik air

hujan ini mengingatkan ku tentangmu....
tentang  lembutmu......
tentang bunga bunga yang terbalut  belaian  air
tentang pelangi yang terlukis setelahnya...
tentang embun yang menjadi senyawa udara karenanya
tentang pesan cinta  yang  senantiasa  terdawamkan  akan mu seluruhnya

dilangit manakah kau menyimpan tepian hasratmu?
masih di ujung waktu antara siang dan malamkah?
aku meracau saat  penguasa warna mu melumat mu dalam gelap...
bersembunyi disemua riuh gaduh suara rindu
berharap hujan kan menghapus gelisah
seperti kini saat kau tak disini
aku hanya memandang rintik air
aku hanya mendekap derai beku ...
aku hanya sepi...
aku hanya hujan...


elgibran4pj


18 komentar:

Aiinizza Wynata mengatakan...

aku suka hujan, sebab hujan lebih bisa tahu seberapa banyak RINDUku yg aku simpan untuknya..

octarezka mengatakan...

hujan membawa ketenangan
dn didalamny tsampai pesan" yg mbuncah
eh?

Senja mengatakan...

Aku masih berdiri disudut itu,
sudut dimana kau menatapku dengan rasamu yg sempurna...

Masih kalut dan terpaku,pada sejuta puisi yg kau bingkai bernama aku.

Masih terdiam dengan senyawa udara yg terus kau hembuskan bahkan disaat kau sesak bernafas.

Selalu aku,...? tidakkah kau lelah mengeja senja di batas fatamorgana.

Hei,...penyair !
syairmu nyaris meluluhkan aku....

#Eeaaaaa......

elgibran mengatakan...

octarezka :hujan terkadang membawa rindu yang tak terbendung

elgibran mengatakan...

Aiinizza Wynata: hujan mengalirkan kesejukan pada bunga yang kan mekar, pada daun yang meredam kekeringan, begitu juga rindu yang kerontang
terima kasih sahabat.

elgibran mengatakan...

Senja:
aku ingin mencintaimu lebih apa yang diungkapkan
matahari pada embun takala pagi mendatangi hari
aku kan berdiri menatap langit dimana ku berdiri
melihatmu dalam lukisan pelangi yang terkanvaskan..

entah getar apa yang mengalir dalam darahku..
begitu kuat melekat menghujam nadi
menelantarkan akal dalam kegaduhan tiada ujung

terima kasih ,Senja

Senja mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
elgibran mengatakan...

Senja : akh....kamu :):)

~Sweet Honesty~ mengatakan...

kabar baik aja..moga kamu juga baik2 aja..(^_^)

Za mengatakan...

however it is.hujan is the best rahmat from Allah to His poverty and procession... give the du'a and thanks for Him. nice poetry u done buddy!

fizafantagirO mengatakan...

hujan .. mengingatkan aku pd seseorang .. :)

nway , done follow u :)

cik awi mengatakan...

wah puisinya keren..

elgibran mengatakan...

~Sweet Honesty~: terima kasih kunjungan blognya..salam hangat :):)

elgibran mengatakan...

Za :thank u very much za...God bless To Us ,thank 4 apreciation

elgibran mengatakan...

fizafantagirO : hujan mengingatka kenangan tentang seseorang..
terima kasih silaturahmi dan apresiasinya..

elgibran mengatakan...

cik awi : terima kasih sahabatku..
terima kasih apresiasinya.
salam hangat

nurul syuhada mengatakan...

:) best ! gud jb :)

elgibran mengatakan...

nurul syuhada : terima kasih apresiasi dan silaturahminya thx..

Posting Komentar

 

Puisi Dua Hati Copyright © 2010 | Designed by: Compartidisimo