Sabtu, 30 April 2011

愛情 aijo




aku melihatmu saat itu
dibalik semua rasa hatimu
terkadang ku berhalusi sumbang....
yang ku anggap merdu
diakah malaikatmu ...
yang memberi semua rasa rindumu
diakah yang memenuhi dahaga diterik nafasmu

biarlah daun daun itu mencaci dengan gaduh
kan ku anggap sebagai godaan dari alam yg sunyi
jerit matahari pun takan kurasa
karena ku yakin dengan rasa mu 
untuk mu ketukan ketukan hati ku takan ku rubah
untuk sebuah rasa 愛情 aijo...

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Puisi Dua Hati Copyright © 2010 | Designed by: Compartidisimo