Selasa, 05 April 2011

Ego…




Gerimis  ini menemani  sepenggal  syair tentangmu
dan aku  hanya diam..bagi ku waktu
sesungguhnya hanya lintasan detik  yang  telah usang 
dan itu tak berlaku ….
hal itu hanya memberi  tekanan rindu....

Anggaplah aku hanya seutas tali yang menggantung
Yang akan teriup angin bila beradu ..
Tak mungkin menimbulkan riuh…
bahkan gaduh..
karena aku hanya satu……..
Dan hanya aku yang tahu tentang aku dan rinduku..

Aku dan egoku memang terlalu  naif...
Tak bias …
Selalu jelas  menafsirkan gundah ..
Tapi itu semua karenamu
Kamu ,kamu dan kamu…
Karena kamu adalah…jawaban risau gelisah ku
Tak  ada yang tahu bahkan desir angin kecil sekalipun
Karena  hanya aku,kamu dan Tuhan ku yang tahu..
Arti ruang rinduku...



2 komentar:

Senja mengatakan...

siapakah yg menginspirasi hingga puisi indah ini tertulis ? ^_^

rindu yg bertalu-talu...rindu yg tak habis-habis... nice poem kang :)

iix elgibran mengatakan...

hatur nuhun teh Irma...,aduh merasa tersanjung di koment ku penulis kasohor..:),inspirasina..dari some one (gadis penjual coklat).

Poskan Komentar

 

Puisi Dua Hati Copyright © 2010 | Designed by: Compartidisimo